Dalam konstruksi modern, pemilihan material lantai tidak hanya didasarkan pada kemampuan menahan beban diam (statis), tetapi juga ketahanan terhadap pergerakan atau kejutan (dinamis). Nusa Floor, panel lantai berbahan kalsium silikat, telah menjadi solusi populer karena daya tahannya yang teruji

1. Apa Itu Beban Dinamis pada Lantai?
Berbeda dengan beban statis (seperti lemari atau dinding), beban dinamis adalah gaya yang berubah-ubah besarannya, arahnya, atau titik tangkapnya terhadap waktu. Contohnya meliputi:
- Langkah kaki manusia (terutama saat berlari atau melompat).
- Getaran mesin atau peralatan elektronik.
- Benturan akibat benda jatuh (impact load).
2. Komposisi Material: Kunci Ketangguhan
Nusa Floor dibuat dari campuran semen, silika, dan serat selulosa yang diproses melalui teknologi autoclave. Proses ini menciptakan struktur kristal yang sangat padat namun tetap memiliki fleksibilitas tertentu.
- Daktilitas: Serat selulosa di dalamnya berfungsi sebagai “pengikat” yang mencegah keretakan getas saat menerima kejutan mendadak.
- Kepadatan Tinggi: Memberikan massa yang cukup untuk meredam energi kinetik dari beban yang bergerak.
3. Analisis Performa terhadap Beban Dinamis
Secara teknis, Nusa Floor memiliki keunggulan spesifik dalam menangani beban dinamis dibandingkan material tradisional seperti kayu atau panel cor konvensional yang tipis. Kemampuannya dalam menahan benturan tinggi memastikan panel tidak mengalami retak tembus saat menerima beban kejutan, yang sangat penting untuk keamanan di area publik.
Selain itu, struktur pori mikro pada material kalsium silikat ini berperan efektif dalam meredam rambatan getaran mekanis, sehingga lantai tidak terasa “membal” atau berisik saat diinjak secara agresif. Melalui modulus elastisitas yang stabil, Nusa Floor mampu menjaga kekakuan struktur sekaligus memberikan toleransi yang cukup terhadap guncangan mendadak tanpa mengorbankan integritas panel.
3. Analisis Performa terhadap Beban Dinamis
Secara teknis, Nusa Floor memiliki keunggulan spesifik dalam menangani beban dinamis dibandingkan material tradisional seperti kayu atau panel cor konvensional yang tipis. Kemampuannya dalam menahan benturan tinggi memastikan panel tidak mengalami retak tembus saat menerima beban kejutan, yang sangat penting untuk keamanan di area publik.
Selain itu, struktur pori mikro pada material kalsium silikat ini berperan efektif dalam meredam rambatan getaran mekanis, sehingga lantai tidak terasa “membal” atau berisik saat diinjak secara agresif. Melalui modulus elastisitas yang stabil, Nusa Floor mampu menjaga kekakuan struktur sekaligus memberikan toleransi yang cukup terhadap guncangan mendadak tanpa mengorbankan integritas panel.


4. Mengapa “Kekuatan” Bukan Hanya Soal Kapasitas Berat?
Pada beban dinamis, faktor kelelahan material (fatigue) sangat krusial. Nusa Floor dirancang untuk menghadapi siklus pembebanan yang berulang (misalnya area koridor publik yang padat) tanpa mengalami penurunan struktur yang signifikan.
Sistem penyambungan dan pemasangan pada rangka baja juga berperan penting. Rangka baja bertindak sebagai pendistribusi beban, sementara panel Nusa Floor menyerap energi benturan di permukaan.