Dinding Berjamur Merambat ke NUSA Partition, Apakah Bisa? Ini Penjelasan Rincinya!

•

Masalah dinding lembap, berjamur, hingga cat yang mengelupas (alkali filling) seringkali menjadi masalah yang serius bagi pemilik bangunan. Banyak yang mengambil jalan pintas dengan langsung menutup dinding bermasalah tersebut menggunakan partisi. Namun, muncul kekhawatiran: “Apakah jamur dari dinding lama bisa merambat dan merusak NUSA Partition?”

Mari kita bedah secara teknis mengapa produk NUSA adalah jawaban yang tepat untuk masalah ini.

1. Memahami Karakteristik Jamur dan Media Tumbuhnya

Jamur memerlukan tiga hal untuk berkembang biak: Kelembapan, Suhu yang hangat, dan Sumber Nutrisi. Pada dinding bata atau gypsum standar, kertas pelapis dan material organik di dalamnya menjadi “makanan” bagi jamur.

NUSA Partition (papan kalsium silikat) berbeda. Produk ini terbuat dari campuran semen, silika, dan serat selulosa yang diproses melalui teknologi tinggi. Secara alami, material ini Anorganik, artinya jamur tidak memiliki sumber nutrisi untuk tumbuh atau merambat di permukaan maupun bagian dalam papan NUSA.

2. Ketahanan Terhadap Kelembapan (Moisture Resistance)

Salah satu alasan utama jamur merambat adalah karena material tersebut menyerap air (kapilaritas).

  • Keunggulan NUSA: Melalui proses Autoclave (pengeringan dengan tekanan dan suhu tinggi), pori-pori papan NUSA menjadi sangat stabil dan padat.
  • Dampaknya: Meskipun diletakkan di area dengan kelembapan tinggi, NUSA Partition tidak akan memuai, tidak menyerap air secara berlebihan, dan tidak akan melapuk. Inilah yang memutus mata rantai pertumbuhan jamur.

3. Sistem Pemasangan: Kunci Pencegahan Total

Agar jamur pada dinding lama benar-benar “mati” dan tidak mempengaruhi udara di dalam ruangan, metode pemasangan sangat menentukan.

  • Sistem Drywall (Double Layer): Sangat disarankan untuk tidak menempelkan papan NUSA langsung ke dinding lama menggunakan semen (metode bonding).
  • Penggunaan Rangka (Metal Stud): Gunakan rangka baja ringan (metal stud dan U-track). Ini akan menciptakan rongga udara (air gap) antara dinding bata yang berjamur dengan dinding baru NUSA Partition.
  • Sirkulasi Udara: Rongga udara ini berfungsi sebagai isolator. Kelembapan dari dinding lama akan menguap di dalam rongga tersebut tanpa menyentuh langsung permukaan papan NUSA, sehingga risiko perambatan jamur secara fisik menjadi nol.

4. Langkah Rekomendasi Sebelum Menutup Dinding

Meskipun NUSA Partition tahan jamur, demi kesehatan udara di dalam ruangan (agar spora jamur tidak terperangkap dan berbau), lakukan langkah berikut:

  1. Pembersihan Awal: Sikat bagian dinding yang berjamur dengan cairan pembersih jamur atau larutan kaporit.
  2. Waterproofing (Opsional): Jika kebocoran air sangat parah, aplikasikan cairan waterproofing pada dinding lama terlebih dahulu.
  3. Pemasangan NUSA Partition: Pasang rangka metal dan tutup dengan papan NUSA. Gunakan sealant khusus outdoor untuk hasil sambungan yang halus dan rata.

Apakah jamur bisa merambat ke NUSA Partition? Jawabannya adalah bisa. Apabila pemasangan dan penanganan produk NUSA tidak sesuai dengan standar aplikasi produk NUSA. Dengan sistem pemasangan rangka yang benar dan finishing produk yang tepat, NUSA Partition menjadi solusi permanen untuk menyembunyikan dinding rusak sekaligus memberikan tampilan ruangan yang baru, bersih dan sehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *